Sejarah Psikologi Masa Yunani Kuno

Sejarah Psikologi Masa Yunani Kuno 1.      Definsi Psikologi dalam Konteks Yunani Kuno Sejarah psikologi terbagi dalam rentang waktu yang lama. Periode paling awal dari sejarah psikologi adalah pada zaman Yunani Kuno sebelum adanya penanggalan Masehi. Pada masa ini, psikologi masih menjadi bagian dari ilmu filsafat. Memasuki abad ke-5 hingga ke 6 Masehi, psikologi telah dihubungkan dengan dua teologi besar dari bangsa Yunani, yaitu Olympian dan Orfisme. Pada Abad Pertengahan, filsuf muslim seperti Al-Kindi mulai mengkaji tentang psikologi di dalam karya-karya tulisnya. Sejarah psikologi kemudian berlanjut pada abad ke-17 hingga abad ke-18 dengan status psikologi masih sebagai wacana yang kemudian mulai diperdebatkan. Perdebatan ini mengenai objek dan prosedur kajian yang layak dimasukkan sebagai bagian dari psikologi. Sejarah psikologi sebagai disiplin ilmiah yang terpisah dari filsafat dimulai pada akhir a...

Belokan tak seindah Harapan

Belokan tak seindah Harapan

Setiap hari selasa aku belajar PJOK (pendidikan jasmani dan olahraga). Sudah rutin jika setiap paginya di hari itu aku lari pagi dan naik sepda di sekitar rumahku, itu semua adalah tugas dari guruku. Suatu Hari, aku naik sepeda disekitar rumahku, guruku memerintahkan untuk berolahraga selama sepuluh menit. Aku mengeluarkan sepedaku dari rumah, mengendarainya dengan santai tak lupa memberi salam dan senyum terbaikku kepada orang yang aku temui saat berkendara. Tak terasa waktu sepuluh menit sedikit lagi selesai, aku memutar arah kembali kerumah. Namun sayangnya belokan sepedaku tak seindah yang aku bayangkan. Terdapat banyak krikil krikil ditempat sepedaku ingin ku belokkan, hingga kejadian yang tak kusangaka menimpaku pagi itu. 

Aku terjatuh dari sepeda, lutut ku ngilu dan telapak tanganku terasa panas dengan warna kemerah merahan. Aku berusaha berdiri untuk mengendarai sepdaku dan kembali kerumah, sialnya rantai sepedaku terlepas dari tempatnya ditambah lagi ternyata ada yang melihatku jatuh dari sepeda, aku sangat malu. Aku berusaha mengihiraukannnya dengan mengatakan semua baik baik saja, yang ada dipikiranku saat itu adalah memperbaiki rantai sepeda itu dan pulang kerumah. 
Aku berusaha memperbaikinya, sangat lama aku jongkok di samping sepdaku hingga akhirnya aku menyerah, rasa gelisah menyerangku ingin mita tolong tapi tidak ada orang. orang yang melihatku jatuh pergi kembali kerumahnya, hingga mau tak mau aku harus bisa memasangnya dan berhasil. Akupun mengendarai sepeda itu sampai rumah, mangayuhnya dengan pelan karena rasa ngilu dilututku.


Apa Hikmah yang bisa diambil dari kisah tersebut?
1. Harus berhati hati saat berkendara
2. Harus menolong orang yang membutuhkan bantuan
3. Harus Bertanggung jawab dan berusaha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Psikologi Masa Yunani Kuno

Perkembangan Psikologi di Pendidikan Indonesia

Expressive Writing pada Penurunan Stress Akademik Mahasiswa